Catatan KKNM 2008

Lokakarya awal

Lokakarya awal

Terus terang saya menantikan kegiatan mengajar di KKNM. Saya selalu kepingin jadi guru SD. Entah kenapa. Tapi tadinya saya juga tak yakin ada sekolah yang membutuhkan tenaga pengajar tambahan di lingkungan kelurahan Padasuka. Masalahnya lokasinya yang langsung berbatasan dengan Kotamadya dan berjarak 15 menit dari Gedung Sate membuat saya berpikir di kelurahan ini mungkin tidak ada sekolah dasar yang kekurangan tenaga pengajar.

Ternyata dugaan saya salah. Ada sebuah Madrasah Ibtidaiyah swasta milik yayasan sebuah keluarga yang luarbiasa dedikasinya pada dunia pendidikan, yang keadaannya sangat pas-pasan. Jangan bayangkan sekolah se-sedih SD Muhammadiyah Gantong di film Laskar Pelangi. Yang ini agak lebih baik keadaannya. Tapi saya tetap merasa sedih melihatnya, karena sekolah ini begitu dekat dengan kota. Seperti sebuah ironi.

Kelasnya hanya 3 ruang yang dipakai bergiliran. akibatnya anak kelas 5 dan kelas 6 belajar maksimal hanya 3 jam setiap harinya.

Saya bandingkan dengan waktu dan dorongan yang diberikan pada saya semasa SD dulu…. Sangat jauh lebih banyak. Hafal perkalian adalah kewajiban di kelas 3 SD. Di sekolah itu anak-anak kelas 6 kadang masih kerepotan dengan hafalan perkaliannya. Padahal sekolah saya dulu juga hanya sekolah swasta biasa di kompleks perumahan.

Ingin rasanya saya melanjutkan mengajar mereka. tapi nasib berkata lain.

Saya salut dengan keluarga pemilik yayasan yang diatas tanah milik mereka berdiri sekolah kecil itu; yang dengan tenaganya mereka mengajar murid-muridnya, sampai rela meluangkan waktu untuk sekolah guru lagi… nyaris tanpa dibayar.

Semoga semangat yang sama juga tertinggal didalam diri saya sampai nanti ketika telah lama saya tinggalkan sekolah kecil itu.

Explore posts in the same categories: Ketika Saya Tidak di Rumah

3 Comments on “Catatan KKNM 2008”

  1. adiwena Says:

    Waktu KKN kemarin saya malsuin alamat rumah. Biar kebagian di Jatinangor atau sekitarnya.

    Akhirnya sih, dapet di CIleunyi. Ngga terlalu jauh ternyata. Tapi, kondisinya cukup memprihatinkan. Ada satu keluarga yang ngga bisa baca-tulis. SD yang atapnya sudah mau runtuh dengan guru-guru yang kurang memiliki niat mengajar… Hah..

    Teman saya yang dapat di Jatiroke bilang ke saya di sana lebih parah. SD berdinding rotan.

    Ada juga teman saya yang dipalak sama anak-anak SD yang mau diajar.

    KKN…

  2. Andika Says:

    Mengajar anak kecil itu susah2 gampang. Dan musti sabar setengah mati..! They’re like energizer bunny with unlimited energy… :)

  3. alfapyuee Says:

    @Wirya: Iya nih… kesel kalo liat guru yang kurang niat ngajarnya… Ujung-ujungnya yang dikeluhkan pasti gaji lagi…. Hampir di seluruh belahan dunia, Guru digaji lebih kecil daripada profesi lainnya…Prihatinlah pasti tapi emang yang nggak niat ngajar bikin kesel, apa lagi setelah kenal sama orang-orang hebat di MI tempat KKN saya…

    @Andika: Kebetulan ada 1 kelas yang isinya 5 orang… anteng banget. dan semangat belajarnya tinggi… mereka di kelas 5. tapi ada lagi kelas 4…. beuuuhhhh…… mafia ceweknya… jangan ditanya deh… suara cempreng, nggak bisa diem, dan yang bikin alin lebih kasian lagi sama cewek2 kecil kelas 4 ini adalah: mereka korban sinetron… ckck… anak-anak jaman sekarang…
    But I like it after all… Kids are fun to be with… ^_^


Comment: